AJI Latih Jurnalis Papua di Google News Initiative Training Network

JAYAPURA - Aliansi Jurnalis Independen bekerja sama dengan Google News Initiative bersama Internews menggelar Google News Initiative Training Network bagi kalangan jurnalis di Kota Jayapura, 26-27 Mei 2018.

Sebanyak 20 jurnalis dari berbagai media elektronik dan cetak yang bekerja di wilayah Jayapura, Wamena, Manokwari, Yahukimo, dan sekitarnya hadir dalam pelatihan.

Lucky Ireew, ketua AJI Kota Jayapura mengatakan, pelatihan ini digelar guna meningkatkan kemampuan jurnalis di Papua untuk memverifikasi informasi berupa berita, foto, dan video yang beredar di dunia maya dan meresahkan masyarakat.

“Peran jurnalis Papua sangat penting agar bisa membantu mencerdaskan masyarakat untuk membedakan informasi yang benar atau salah. Semoga lewat pelatihan ini bisa membantu para jurnalis di Papua dalam menjalankan tugas-tugasnya.”

Trainer Google News Initiative, Reinardo Sinaga menjelaskan, saat ini jurnalis harus memiliki kemampuan lebih untuk melakukan verifikasi dan cek fakta. Sebab informasi hoaks semakin banyak dan mudah beredar di masyarakat.

“Pelatihan ini mengenalkan para jurnalis dengan beberapa tools yang ada di internet. Hal itu agar bisa memudahkan kerja jurnalis dalam menguji kebenaran sebuah informasi yang berkembang di internet,” ujar Reinardo.

Dalam pelatihan itu, peserta juga diajak untuk mempelajari beberapa materi yang bersifat teknis mengenai kebersihan data digital serta melakukan analisa dasar atas informasi.

Reinardo menambahkan, Google melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna internet yang paling banyak. Oleh karenanya, pelatihan ini digelar untuk memberikan pemahaman dan pendidikan literasi digital kepada publik dan kalangan jurnalis. Terlebih, saat ini Papua menjadi salah satu wilayah yang menyelenggaran Pemilihan Kepala Daerah yang berpotensi melahirkan semakin banyak berita hoaks.