Lokakarya Kesetaraan Gender Upaya Berikan Perspektif  Setara dan Berimbang

Aliansi Juarnalis Independen (AJI) Indonesia bekerjasama dengan IBCWE menyelenggarakan Lokakarya kesetaraan Gender di Dunia Kerja, di Jakarta, 20-22 Juli 2018.


Sebanyak 20 jurnalis dari berbagai platform media di daerah dilatih untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman jurnalis tentang pentingnya kesetaraan gender, secara umum dan di dunia kerja. Peserta juga diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bagaimana meliput isu perempuan dan kesetaraan gender di dunia kerja agar komposisi pemberitaan dalam media lebih berimbang dan fokus pada pemberdayaan dan kemampuan.

“Isu gender masuk dalam isu yang membutuhkan pengetahuan khusus. Workshop ini bertujuan meningkatkan wawasan jurnalis dalam perspektif mereka tentang gender. Sehingga karya jurnalistik yang dihasilkan tidak bias dan memiliki perspektif yang setara dan berimbang," ujar Abdul Manan, Ketua AJI.


Mustakim salah satu mentor dalam lokakarya ini mengatakan, peserta lokakarya antusias mengikuti pelatihan ini dan juga aktif dalam diskusi. Bersama mentor, peserta terlibat dalam  diskusi yang hangat agar usulan liputan menjadi semakin tajam, fokus dan detail. 


 “TOR atau usulan liputan peserta perlu dipertajam, fokus dan detil. Dari hasil diskusi hampir semuanya memilih ganti tema karena saat didiskusikan dan dipertajam, mereka akhirnya terinspirasi pada hasil diskusi dan materi yang disampaikan," ujar Mustakim.

Salah satu peserta lokakarya Mega Dwi Anggraeni dari media bandungkiwari, berpendapat karya jurnalistik seluruh peserta lokakarya kelak dapat mengubah cara pandang pembaca tentang gender. Ia juga berharap ada  perubahan  dari sisi penulisan berita dan hasil liputannya bisa memberikan pengaruh yang baik pula untuk masyarakat agar lebih ramah gender. 


Nantinya karya jurnalistik peserta akan didokumentasikan melalui penerbitan buku dengan dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Peserta juga akan diundang kembali untuk mengikuti kegiatan workshop pembelajaran selama satu hari. Tujuannya adalah untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran selama proses training, peliputan dan mewujudkan hasil liputan dalam bentuk karya jurnalistik tentang isu gender.