AJI Gelar Training dan Workshop Berantas Hoaks di Pekanbaru

PEKANBARU -  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan Internews dan Google News Initiative menggelar rangkaian pelatihan bagi jurnalis di Favehotel Pekanbaru, Riau, 4-5 Agustus 2018. Pelatihan bertajuk Google News Initiative Training Network ini digelar untuk membangun kesadaran publik serta jurnalis atas pentingnya verifikasi dan fact-checking atas informasi yang diperoleh di internet.

Semakin mudahnya akses internet menjadikan arus informasi dapat dengan mudah diterima oleh siapapun. Namun, kemudahan untuk mengakses informasi tersebut tidak dibarengi dengan baiknnya literasi digital oleh para penggunanya.

Ketua AJI Pekanbaru, Firman Agus menjelaskan, melalui pelatihan ini, sebanyak 25 jurnalis dari berbagai media di Provinsi Riau yang ikut menjadi peserta bisa dilatih kemampuannya untuk melakukan verifikasi dasar dari setiap informasi yang diterima.

Pelatihan ini digelar dengan tujuan untuk berbagi praktik terbaik sekaligus membangun kapasitas di kalangan jurnalis. Hal tersebut berguna dalam melakukan verifikasi daring dari informasi yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, agar terbangun mekanisme keamanan bagi jurnalis saat melakukan kerja jurnalistiknya,” jelas Firman.

Yuafriza, salah satu trainer tersertifikasi Google yang hadir dalam pelatihan itu menjelaskan, melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan bisa mempelajari berbagai materi yang bersifat teknis mengenai analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, serta kebersihan data digital.

Selain itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan Internews dan Google News Initiative juga menggelar halfday basic workshop untuk memberantas hoaks.

Dalam workshop itu dibahas bagaimana mendeteksi berita palsu, hoaks atau misinformasi, serta bagaimana menjaga diri di dunia digital yang sehat dan aman. Workshop ini diperuntukkan untuk masyarakat umum, pegiat NGO, mahasiswa, akademisi, dan lainnya,” tambah Ketua AJI Pekanbaru, Firman Agus.