Platform ini dibangun agar jurnalis di seluruh Indonesia memiliki pengetahuan, dan skill praktik jurnalisme data semakin tersebar.

#Data Driven Journalism #Jurnalisme Data

Kursus Online Jurnalisme Data Segera Diluncurkan

ToT Online Course Data Driven Journalism di Sekretariat AJI Indonesia, Jumat (23/11)


AJIINDONESIA, Jakarta - AJI Indonesia akan meluncurkan kursus online untuk jurnalisme data. Platform ini dibangun agar jurnalis di seluruh Indonesia memiliki pengetahuan, dan skill praktik jurnalisme data semakin tersebar. Nantinya tak hanya jurnalis yang bisa mengakses kursus online ini, tapi juga masyarakat umum seperti mahasiswa, hingga aktivis LSM yang berminat mempelajari data journalism.

Salah satu persiapan peluncuran kursus ini adalah menyiapkan trainer Online Course, karena itu AJI menggelar pelatih (Training of Trainer/ToT) jurnalisme data Jumat-Minggu (23-25/11). Para pesertanya merupakan jurnalis berpengalaman lebih dari 10 tahun di bidang jurnalistik yang berasal dari seluruh Indonesia. Dari 70 jurnalis yang mendaftar, 15 di antaranya dipilih untuk menjadi peserta. Mereka berasal dari Jakarta, Medan, Mentawai, Manado, Malang, Bandung hingga Ternate.

"ToT ini merupakan kelanjutan dari serangkaian pelatihan jurnalisme data yang diselenggarakan AJI. Kali ini kita mengumpulkkan jurnalis senior untuk berperan menjadi pelatih untuk kursus online jurnalisme data," kata Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan dalam pembukaan acara, Jumat (23/11). 

Abdul Manan menambahkan, nantinya para peserta ini akan  diproyeksikan menjadi mentor kursus online jurnalisme data. "Kursus online ini layak dikerjakan untuk menjangkau banyak orang. Peserta juga diharapkan bisa menjadi pelatih data driven journalism di daerahnya masing-masing," katanya.

Kegiatan ToT Kursus Online Jurnalisme Data ini didampingi jurnalis senior Majalah Tempo, Philipus Parera dan Robertus Theodore dari Satu Data Indonesia. Keduanya mengisi materi investigasi termasuk penggunaan platform kursus online jurnalisme data.

Sebelumnya AJI membuat Workshop Jurnalisme Data di sejumlah daerah. Lebih dari 80 jurnalis dari pelbagai daerah telah mengikuti kegiatan yang didukung USAID CEGAH ini.