Pemetaan Keterbukaan Informasi Publik di Indonesia

Hal terpenting dalam penerapan keterbukaan informasi publik adalah membentuk ekosistem keterbukaan itu sendiri, mulai dari penyedia data, tim pengelola data, masyarakat yang memanfaatkan data, serta komunitas yang menggerakkan inisiatif. AJI (Aliansi Jurnalis Independen) menggelar survei untuk mengukur implementasi keterbukaan informasi publik di Indonesia dengan menggunakan tiga indikator pengukuran, yaitu informasi yang dipublikasikan secara proaktif (Proactive Disclosure), tindakan yang dilakukan lembaga publik dalam mendukung keterbukaan informasi publik (Institutional Measure), dan bagaimana permintaan informasi publik direspon (Processing Request).

DOWNLOAD 222

Penulis

Eva Danayanti

Kresna

Mustakim

 

 

Enumerator

Febrina Galuh, Putri Tirtasari, Adi Marsiela, Nova Mandasari, Zulfikar Husein, Mustafa Rani, Christison Pane, Nurul Nur Azizah, Zamzami, Ogen, Fathur Rochim, M. Ramond EPU, Demon Fajri, Hafidz Trijatnika, Teddy Malaka, Alfanny Pratama, M. Iqbal, Ahmad Fauzan, Jekson Simanjuntak, Muhammad Irham, Nurika Manan, Widia Primastika, Gloria Fransisca Katharina, Fadiyah, Aris Mulyawan, Ariyanto, Andre Yuris, Zainul Arifin, Dedi Mahdi, Rino Hayyu, Achmad Suudi, Robandi, Feri Kristianto, Hiswandi Ahmad, Obet Gerimu, Novantar Ramses Negara, Didi Gunawan, Dionisius Triwibowo, Zakarias Demon Daton, Novi Abdi, Wawan Akuba, Nurdin Amir, Ikram, Tajudin Buano, Fikram Salim, Safwan Raharusun.

 

 

Penerbit

AJI Indonesia