Literasi Keuangan Digital bagi Jurnalis

20 Dec 2019 14:52 pm | Oleh : Febri

Jakarta, Rabu (18/12) -- Dunia keuangan berkembang dengan cepat. Sektor keuangan konvensional tidak menjadi satu-satunya sumber yang bisa diakses masyarakat untuk memperoleh berbagai layanan keuangan. Pesatnya pertumbuhan dan perkembangan dunia digital membuat sektor keuangan konvensional kini harus berkolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial.

Kecepatan dan kemudahan masyarakat dalam mengakses produk keuangan menjadi salah satu sebab berkembangnya bisnis startup teknologi finansial (Financial Technology/ Fintech). Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang ini pun semakin menjamur dengan berbagai variasi produk dan layanan. Karena itu Sekolah Jurnalisme AJI (SJ-AJI) bekerja sama dengan Asosiasi Fintech  Indonesia (AFTECH) menyelenggarakan Workshop Technology Financial bagi 21 jurnalis dari berbagai media di Jakarta, Jawa Barat dan Solo. Training berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (18-19 Desember 2019) di Jakarta.

Mercy Simorangkir, Ketua Harian AFTECH saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan fintech menjadi fenomena yang terus membesar karena kemudahan dalam pemanfaatannya, khususnya, dan semakin bergantungnya individu terhadap piranti telepon atau gawai pintar (smartphone). Pada saat yang bersamaan, kemudahan akses tersebut juga dibarengi dengan adanya risiko yang harus dihadapi individu sebagai calon konsumen.

Sebagai asosiasi, Aftech mencoba memahami kebutuhan informasi yang lebih mendalam tentang perkembangan teknologi keuangan bagi masyarakat luas. Ia meyakini kebutuhan informasi yang benar dan tepat, bisa disampaikan oleh para jurnalis. Apalagi perkembangan dunia Fintech tidak sebatas pada jenis pembayaran atau pinjaman semata.

“Masyarakat perlu tahu menggunakan fintech sesuai kebutuhannya. Melalui media, masyarakat diharapkan lebih melek terhadap perkembangan fintech di Indonesia,” ujarnya dalam sambutannya, Rabu (18/12) di Jakarta. Mercy menambahkan, landasan kegiatan AFTECH adalah literasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai fintech ke berbagai kalangan, termasuk ke media dan jurnalis.

Sekretaris Jenderal AJI Indonesia Revolusi Riza menambahkan perkembangan fintech yang pesat menuntut jurnalis membekali diri dengan pengetahuan lebih mendalam bagaimana lanskap bisnis industri teknologi finansial di Indonesia saat ini dan proyeksi ke depannya. Pada masa sekarang ini pun masih banyak sisi yang bisa digali tentang keberadaan dan perkembangan industri fintech di Indonesia.

 “Ada banyak aspek yang perlu diketahui jurnalis untuk memperkaya pengetahuan jurnalis, dari sisi sistem fintech dan manfaatnya bagi masyarakat, yang pada akhirnya bisa memudahkan hidup masyarakat. Tambahan pengetahuan ini akan memperkaya materi liputan para peserta, tidak sekedar menulis kasus,” kata Revolusi Riza.

Revolusi Riza menambahkan, workshop ini sejalan dengan visi dan misi AJI untuk meningkatkan profesionalisme jurnalis pada bidang atau isu yang digelutinya. Dia berharap, setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta akan memiliki ide liputan yang lebih kaya dan akhirnya memberikan tambahan pengetahuan terbaru bagi masyarakat pembaca, pemirsa atau pendengar karya jurnalistik mereka. 

Narahubung:

Revolusi Riza, Sekretaris Jenderal AJI (081330890467)

Dian Ilmi Amaliyah – Komunikasi dan Komunitas Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) - 085773263342