Jurnalis Terdampak Pandemi dari 20 Provinsi Antusias Ikuti Fellowship Maverick Indonesia-AJI Indonesia

13 Nov 2020 19:49 pm | Oleh : Naharin Ni'matun

Jakarta, 12 November 2020 - Sukses dengan penyelenggaraan The Journalist Fellowship Program 2020 - Batch 1, konsultan komunikasi Maverick Indonesia dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan fellowship Batch 2. Sebanyak 97 jurnalis dari 20 provinsi mendaftarkan diri dalam program fellowship Batch 2 yang dibuka sejak 19 Oktober - 4 November 2020. Dalam pengumuman peserta yang diumumkan AJI Indonesia pada Senin (9/11) lalu, sebanyak 25 jurnalis telah terpilih untuk mengikuti The Journalist Fellowship Program 2020 - Batch 2 yang diselenggarakan mulai 11 November hingga 11 Desember 2020.

Para jurnalis ini terpilih melalui proses seleksi yang dilakukan oleh AJI Indonesia. Dari 97 pendaftar, para jurnalis terpilih berasal dari berbagai kota, diantaranya adalah Semarang, Pekanbaru, Palembang, Banda Aceh, Ambon, Bekasi, DKI Jakarta, Gorontalo, Majalengka, Manado, Lombok, Palu, Pekalongan, Pontianak, dan Bali.

Kegiatan The Journalist Fellowship Program 2020 sepenuhnya merupakan kolaborasi Maverick Indonesia dan AJI Indonesia, untuk membantu para jurnalis yang terkena dampak pandemi COVID-19.

Direktur Maverick Indonesia Lita Soenardi mengungkapkan, kegiatan program fellowship Batch 1 yang diselenggarakan pada September dan Oktober lalu telah membawa perubahan signifikan kepada para peserta yang mengikuti sharing session di setiap sesi pertemuan. Para peserta mengakui manfaat fellowship ini, karena pemateri mampu memberikan pembekalan yang baik kepada para jurnalis untuk menghadapi pandemi baik dari sisi kesehatan, kepedulian lingkungan, kewirausahaan, hingga pengelolaan keuangan.

“Kami dengan senang hati kembali menyelenggarakan fellowship  Batch 2, setelah melihat besarnya manfaat yang dapat dirasakan oleh para jurnalis peserta fellowship Batch 1. Bagaimanapun kami memiliki kepedulian terhadap para jurnalis, karena media merupakan industri yang paling terdampak pandemi. Perhatian khusus kepada para jurnalis bukan hanya diberikan untuk kepentingan sesaat saja, namun juga untuk kepentingan jangka panjang melalui pemberian pembekalan ilmu yang diikuti selama kegiatan berlangsung,” tutur Lita Soenardi.

Kegiatan The Journalist Fellowship Program 2020 - Batch 2 akan memberikan pembekalan kepada para jurnalis melalui media daring selama lima pekan, yang dilangsungkan setiap hari Selasa dan Kamis. Program beasiswa melalui pelatihan dan sharing session tersebut akan diisi oleh pemateri dari AJI Indonesia, OPPO, serta Pfizer selaku perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap jurnalis yang terdampak pandemi.

Ketua Umum AJI Indonesia Abdul Manan mengatakan, dengan pandemi yang masih belum jelas kapan berakhirnya, perusahaan media mempertahankan kebijakan pengetatan anggaran. Inilah yang berdampak pada terjadinya pemotongan gaji hingga PHK. “Program beasiswa semacam ini tentu sangat membantu jurnalis secara ekonomi agar bisa tetap menjalankan profesinya. Sebab, kita juga tahu peran jurnalis dan media sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti saat ini,kata Abdul Manan.

OPPO Indonesia selaku sponsor utama dalam kegiatan The Journalist Fellowship Program 2020 - Batch 2, mengaku siap untuk membantu para jurnalis dalam memanfaatkan teknologi digital agar kualitas dalam peliputan menjadi maksimal. “Di masa pandemi semua aktivitas akan memanfaatkan teknologi digital. Sehingga siapapun juga termasuk para jurnalis harus dapat memaksimalkan penggunaannya, karena pandemi telah membawa perubahan dalam kehidupan normal baru,” ujar PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto.

***

Tentang Maverick Indonesia

Maverick merupakan konsultan komunikasi strategis yang didirikan pada tahun 2002, dan telah dipercaya dalam menangani strategi serta program komunikasi perusahaan-perusahaan blue chip seperti Airbus, APP Sinar Mas, Danone-AQUA, Spotify, Whatsapp, dan Xiaomi.

Maverick mengoptimalkan penggunaan strategi purpose-driven serta Monitoring & Analytics dalam penyampaian strategi komunikasi dan perlindungan reputasi dari brand dan perusahaan.

Selama 10 tahun terakhir, Maverick aktif membangun dan menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan sejumlah komunitas, pemimpin opini, serta pemangku kepentingan melalui kegiatan inisiatif seperti PechaKucha Night Jakarta,Catalyst, MaVoice, The Recruit, dan Comms Club.

Tentang AJI Indonesia

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) lahir sebagai perlawanan komunitas pers Indonesia terhadap kesewenang-wenangan rezim Orde Baru. Mulanya adalah pembredelan Detik, Editor dan Tempo, 21 Juni 1994. Ketiganya dibredel karena pemberitaannya yang tergolong kritis kepada penguasa. Tindakan represif inilah yang memicu aksi solidaritas dan gerakan perlawanan di berbagai kota. Akhirnya, sekitar 100 orang yang terdiri dari jurnalis dan kolumnis berkumpul di Sirnagalih, Bogor, 7 Agustus 1994.

Saat ini AJI memiliki cabang di 38 AJI di tingkat kota dan memiliki perhatian pada tiga isu utama: perjuangan pada kemerdekaan pers, peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis. Inilah yang kemudian diwujudkan menjadi program kerja selama ini juga diintegrasikan dengan isu gender dan perempuan. Karena itulah, AJI secara rutin melaksanakan sejumlah kegiatan kampanye, advokasi, training, workshop, diskusi, seminar, penelitian, beasiswa, penerbitan buku, dll.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

Damianus Andreas

+6281-215-730-109

damianus@maverick.co.id