Peserta Banking Journalist Workshop  Makassar Ditantang Lebih Paham Soal Keuangan

MAKASSAR,- Banking Journalist Workshop (BJW) yang diselenggarakan di Makassar resmi dibuka, Jumat 6 Oktober 2017. Sebanyak 25 jurnalis dari berbagai media dan daerah di Indonesia ambil bagian pada kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut.

Hadir saat pembukaan pihak dari Kedutaan Besar Australia yang diwakili oleh Violet Rish, Vice Consul-Australian Consulat-General di Makassar dan Bianto Suradjo, Retail Banking Director PermataBank. Dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) diwakili oleh ketua AJI Kota Makassar, Qodriansyah Agam Sofyan.

Violet Rish mengatakan dalam sambutannya, bahwa seyogyanya jurnalis harus paham soal Keuangan. Apalagi yang area liputannya memang disektor perbankan. 

"Jurnalis dengan ikut Banking Journalist Workshop ini, diharapkan dapat menulis keuangaan yang mudah dipahami masyarakat," kata Violet yang melihat masih banyaknya persoalan keuangan yang sulit diterima masyarakat dengan baik.

Hal senada juga diungkapkan Bianto Surodjo. Retail Banking PermataBank yang dihari kedua workshop juga menjadi pembicara ini mengatakan, jurnalis harus bisa menulis tentang finance yang dapat dipahami pembacanya. "Untuk memberi pemahaman, junalisnya harus paham lebih dulu," katanya.

BJW yang diselenggarakan di Makassar tahun ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di luar Jawa dan ketika kali setelah Jakarta. BWJ merupakan pengembangan yang dilakukan AJI dari Banking Journalist Academy (BJA).

Program ini diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Kota Makassar, Sekolah Jurnalisme AJI bekerjasama dengan the Australian Embassy Jakarta, dan PermataBank. Lokasi workshopnya di kantor PermataBank Makassar.

Ketua AJI Makassar Qodriansyah Agam Sofyan menyambut baik dipilihanya Makassar sebagai tuan rumah. Ia juga berharap seluruh peserta mengambil manfaat dari pelatihan ini. "Saya kebetulan salah satu alumni BJW dan banyak manfaat saya dapatkan," ujarnya.