22 Jurnalis di Ambon Belajar Pengamanan dan Verifikasi Data Digital

AJI Indonesia bekerjasama dengan Google News Initiative dan Internews menyelenggarakan training selama dua hari untuk Jurnalis di Ambon, Sabtu-Minggu 12-13 Mei 2018.


Selama training para peserta yang terdiri dari jurnalis media cetak, online dan televisi di asah keterampilan mereka dalam memanfaatkan sejumlah tools di internet saat melakukan verifikasi online atas beragam informasi yang tidak jelas kebenarannya yang banyak beredar di dunia maya (false news, fake news, hoax).
Para peserta juga belajar beberapa materi yang bersifat teknis mengenai kebersihan data digital (digital hygiene), analisa dasar atas informasi, pencarian dan penelusuran data, serta beragam tools yang bisa digunakan untuk melakukan investigasi secara online.  


"E_mile adalah pintu gerbang pengamanan data digital. Jejak seseorang bisa dilacak ketika emile bobol dan diambil orang, " kata Heru salah satu trainer tersertifikasi Google saat memberikan materi terakhir dalam pelatihan yang terpusat di Amaris Hotel Ambon.


Dalam transaksi data digital, jurnalis pun diingatkan tidak sering menggunakan perangkat keras seperti USB, memory card, namun memanfaatkan pasilitas google, misalnya google drive dan drobox.  
Ketua AJI Ambon Abdul Karim Angkotasan menambahkan, training yang diikuti 22 jurnalis, adalah rangkaian dari program  AJI Indonesia bersama dengan Internews yang berpengalaman melakukan pelatihan terhadap jurnalis di berbagai belahan dunia.  


"Jurnalis-jurnalis di Indonesia termasuk di Maluku penting untuk diperkenalkan lebih dalam dengan berbagai alat yang dimiliki Google News Initiative. Melalui pelatihan ini peserta diharapkan dapat memanfaatkan berbagai jenis tools bermanfaat tersebut dalam kerja jurnalistiknya," kata Abdul Karim.


Training ini juga bertujuan berbagi praktik terbaik dan membangun kapasitas di kalangan jurnalis untuk melakukan verifikasi online terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya dan membangun mekanisme keamanan bagi jurnalis saat melakukan kerja jurnalistiknya


Program Manager dari Internews Arfi Bambani yang juga hadir di Ambon mengatakan, kurikulum training jurnalis di Ambon dan di Indonesia yang dijalankan sekarang merupakan model baru pelatihan dan akan dipakai di seluruh dunia dalam pelatihan-pelatihan jurnalis bersama Google dan Internews.  Kurikulum ini disusun sejumlah kalangan, jurnalis dan pegiat media sosial. (*)