#SK Trimurti #ulang tahun aji ke-24 #magdalene.id #devi asmarani sk trimurti

Devi Asmarani Sabet Penghargaan SK Trimurti 2018

Penghargaan SK Trimurti/AJI


Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia pada 7 Agustus 2017 merayakan hari jadi ke-24. Perayaan HUT AJI ke-24 digelar dalam sebuah acara malam resepsi di Bentara Budaya Jakarta.

Perayaan HUT AJI juga disertai dengan pemberian penghargaan SK Trimurti setiap tahun sejak tahun 2008. Penghargaan ini diberikan AJI dalam upaya mengenang dan menghormati perjuangan seorang perempuan pahlawan nasional, sekaligus jurnalis perempuan bangsa ini yakni Soerastri Karma Trimurti.

Sejak berdiri pada 7 Agustus 1994, AJI berkomitmen sebagai garda terdepan untuk memperjuangkan dan mempertahankan kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Pemberian penghargaan SK Trimurti ini menjadi salah satu cara AJI untuk perjuangan tersebut.

Calon nominasi penghargaan SK Trimurti dilakukan secara terbuka, dengan menerima masukan dari masyarakat. Para juri yang terdiri dari Mariana Amiruddin (Komisioner Komnas Perempuan); Ahmad Junaidi (Jurnalis, aktivis SEJUK; dan Citra Dyah Prastuti (AJI Indonesia) telah melakukan seleksi terhadap 15 nama. Seleksi dilakukan dengan beberapa kriteria seperti isu yang diperjuangkan oleh nominasi, lokasi nominasi berjuang, durasi nominasi dalam memperjuangkan isu minimal 3 tahun dan berbagai kriteria lainnya.

Kali ini Dewan Juri mempertajam kriteria dengan mempertimbagkan situasi maraknya intoleransi,keberagaman dan masifnya penggunaan media digital. 

Devi Asmarani  salah satu dari lima calon nomine Penghargaan SK trimurti 2018 yang menarik perhatian Dewan Juri. 

Mereka menilai Devi telah mempunyai kepedulian dan aktif menyuarakan persoalan perempuan dan kesetaraannya. Devi telah melakukan perjuangan feminisme melalui tulisan, buku dan medianya. Dia  berani membangun media yang tidak mainstream dan membuat konten yang berbeda di tengah pertarungan media daring yang sengit.

Media yang memiliki budaya pop yang tidak mengurangi kedalaman isu perempun."Tidak sekadar isu perempuan,tetapi juga persinggungan dengan isu agama dan politik identitas di tengah meningkatnya konservatisme dan intoleransi," ujar Mariana.

Para dewan juri juga mengapresiasi usaha keras Devi bersama Hera Diani. Bersama sahabatnya ,Hera Diani dengan jerih payahnya sendiri dalam keterbatasan, mendirikan Magdelene.co untuk menyuarakan persoalan perempuan dan melebarkan dengan medium baru podcst untuk meraih audiens baru dan membicarakan persoalan perempuan khas Indonesia.
Untuk itulah para Dewan Juri mmemilih Devi  sebagai Penerima SK Trimurti tahun ini.

Media daring dan pemanfaatan teknologi ini mendapat perhatian dan diyakini menginspirasi dan mengedukasi masyarakat luas, khususnya untuk perempuan.  

“Inisiatif dan dedikasi inilah yang menurut Dewan Juri layak untuk diapresiasi,” ujar Citra menambahkan.

Narahubung
Dian Yuliastuti
087884126405