x

18 Jurnalis Raih Beasiswa Banking Journalist Academy

Jakarta, 11 Januari 2013 -- 18 jurnalis dari berbagai media meraih beasiswa "Banking Journalist Academy" (BJA) yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan PermataBank.

Ketua AJI Indonesia, Eko Maryadi mengungkapkan isu perbankan adalah hal penting yang harus dikuasai para jurnalis, terutama yang bekerja di desk ekonomi bisnis.

"Dengan pesatnya perkembangan dunia perbankan saat ini, diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mumpuni bagaimana media melaporkan pemberitaan isu perbankan secara khusus dan ekonomi bisnis secara umum," ungkapnya dalam Pembukaan Program BJA di PermataBank Tower I, Sudirman, Jakarta, Jumat (11/1).

BJA merupakan program beasiswa Short Course yang ditujukan bagi jurnalis muda Indonesia dengan tujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam meliput isu-isu perbankan, serta mendorong liputan media yang berkualitas dan beretika terkait isu perbankan.

Peserta dipilih melalui proses seleksi berdasarkan proposal usulan liputan tentang isu perbankan yang baik dan menarik. Sebanyak 18 jurnalis terpilih tersebut, berasal dari Bisnis Indonesia, Bloomberg Businessweek Indonesia, Best Life Indonesia, Forbes Indonesia, Fortune Indonesia, Harian Seputar Indonesia, Investor Daily, Kontan, Koran Jakarta, Koran Tempo, Merdeka.com, Media Indonesia, SWA, Tabloid Prioritas, The Jakarta Post, dan VIVAnews.com.

Executive Vice President, Head of Corporate Affairs PermataBank, Leila Djafaar, mengungkapkan “Pendidikan merupakan sarana yang kami pilih untuk meningkatkan kapasitas jurnalis. Hal ini selaras dengan program CSR PermataBank melalui PermataHati yang menekankan pada aspek pendidikan”.

"Semangat yang kami usung melalui pendidikan ini, sejalan dengan misi yang dimiliki oleh AJI Indonesia. Untuk itu pada tahun 2013 ini, PermataBank bekerjasama dengan AJI Indonesia menyelenggarakan program Banking Journalist Academy periode pertama yang dilakukan pada awal Januari – Februari 2013 di Jakarta," tambahnya.

Leila berharap melalui program beasiswa Banking Journalist Academy ini, jurnalis muda Indonesia dapat lebih meningkatkan kualitas, kemampuan dan pemahamannya terhadap dunia perbankan, utamanya dari aspek bisnis, operasional dan resiko.

Eko Maryadi menambahkan Kota Jakarta merupakan pilot project untuk program Beasiswa Banking Journalist Award 2013.

"Ke depan, AJI berharap program ini bisa dikembangkan ke berbagai kota untuk memeratakan sumber daya jurnalis yang berkompeten dalam isu liputan perbankan. AJI sangat mendukung kerja sama seperti ini," demikian ujar Eko.

Materi yang akan diberikan adalah materi perbankan dan materi jurnalistik. Pemateri yang akan mengajar selama short course, diantaranya pakar ekonomi Tony Prasetiantono, Faisal Basri, serta mantan jurnalis Tempo, Metta Dharmasaputra. Diharapkan dengan para pemateri yang mumpuni bisa memberikan gambaran secara utuh, utamanya isu-isu perbankan dan perkembangan industri keuangan nasional.
Share