AJI Indonesia bekerjasama dengan PGSP-UNDP buka program beasiswa liputan bagi jurnalis
B E
A S I S W A L I P U T A N
“Desentralisasi dan Pembangunan Daerah”
Perubahan
sistem pemerintahan sentralistik ke otonomi daerah membawa pengaruh sangat
besar dalam tatanan kenegaraan. Tetapi, 15 tahun setelah reformasi,
Desentralisasi baru terasa dalam proses politik daerah. Pembangunan seakan
alfa, masih banyak daerah tertinggal di Indonesia. Bahkan, mayoritas anggaran
daerah 70 persen habis untuk belanja pegawai. Untuk itu Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) Indonesia bekerjasama dengan Provincial Governance
Strengthening Programme (PGSP) UNDP mengajak rekan-rekan jurnalis untuk membuat
liputan mendalam tentang desentralisasi dan pembangunan daerah.
Liputan apa saja yang mendapat beasiswa?
Kami mendukung liputan-liputan mendalam dengan
tema terkait pembangunan daerah setelah era otonomi daerah terutama terkait
kebijakan dan layanan publik serta hiruk pikuk pembangunan daerah atau
transparansi keuangan daerah. Informasi terkait dapat diakses melalui www.dotda.ajiindonesia.or.id
dan www.pgsp-agi.org
Siapa yang dapat melamar beasiswa?
Jurnalis
dengan pengalaman kerja minimum 2 tahun. Bekerja sebagai karyawan tetap di
media maupun sebagai wartawan lepas (dengan mendapatkan persetujuan dari media
yang akan menerbitkan).
Apa yang dibiayai oleh beasiswa?
Kami memberikan dana liputan yang meliputi biaya operasional liputan
seperti biaya transportasi, tunjangan selama liputan, biaya komunikasi, atau
materi yang mendukung proses liputan. Pagu biaya liputan adalah Rp 6.000.000,-
(enam juta rupiah).
Kami tidak memberi biaya bagi aktivitas yang melanggar hukum dan Kode Etik
Jurnalistik, seperti menyuap, pemberian alat/barang illegal (senjata api,
minuman beralkohol, jasa prostitusi, dll).
Bagaimana cara mengajukan beasiswa?
Untuk dapat mengajukan beasiswa, rekan-rekan harus memiliki proposal
liputan, yang formatnya telah kami sediakan (dapat diunduh disini).Proposal liputan tersebut harus disetujui editor dan ada pernyataan untuk
menerbitkan hasil liputan tersebut.
Proposal dan Lamaran
dikirimkan ke AJI Indonesia
Perihal: Beasiswa Liputan Otonomi Daerah
Melalui email: beasiswa.aji@gmail.com
Selambat-lambatnya 31 Agustus 2013
Apa kriteria usulan liputan terbaik?
- Topik menyangkut masalah-masalah publik dan melibatkan lembaga publik.
- Orisinal, mengangkat masalah-masalah yang belum dikupas media lain.
- Liputan menantang, namun tetap realistis
- Menggunakan narasumber yang kredibel
- Laporan dapat diselesaikan sebelum tenggat (1bulan maksimal).
- Biaya tidak melebihi pagu yang ditentukan, kecuali peserta bisa menutup kekurangannya.
Bagaimana proses seleksi?
Seleksi dilakukan terhadap semua lamaran yang masuk. Prioritas diberikan
kepada pelamar yang memberikan usulan liputan paling baik. 11 usulan liputan
terbaik akan mendapat beasiswa. Setiap pelamar akan menerima pemberitahuan
mengenai terpilih atau tidaknya sebagai peraih beasiswa via email.
Bagaimana proses setelah seleksi?
Sebelum proses liputan dimulai, peraih beasiswa akan diundang untuk
mengikuti workshop selama dua hari di Jakarta. Selama proses liputan dan
penulisan, peraih beasiswa akan didampingi oleh seorang mentor. Kemudian hasil
liputannya yang telah dipublikasikan oleh media masing-masing, akan diterbitkan
dalam sebuah kompilasi karya.
Perlu informasi lebih jelas?
Jika rekan-rekan membutuhkan informasi lebih jelas terkait topik ataupun
informasi publik yang diperlukan untuk merancang proposal liputan, silakan
mengirim email ke: beasiswa.aji@gmail.com,
twitter: @ajiindo, contact person Alwan Ridha (08562010410).
- 120 kali dilihat






