Konferensi Regional AJI: The Biggest Challenge of Journalism in Digital Era
Konferensi Regional AJI: The Biggest Challenge of Journalism in Digital Era
Meski bukan fenomena baru, digitalisasi terus menjadi topik yang menjadi pembicaraan utama jurnalis dan media belakangan ini. Perkembangan ini dipicu oleh massifnya pemanfaatan internet dan infrastruktur pendukungnya. Pemanfaatan internet ini, tak bisa dihindari, mengubah pola penduduk dalam mengakses informasi dan cara media menyediakan berita.
Digitalisasi ini menciptakan iklim perubahan pola konsumsi berita dari media konvensional ke digital, baik melalui media online maupun ke media sosial. Perkembangan ini mendorong media untuk memberikan fokus baru -kalau bukan beralih-ke digital. Perkembangan yang sama juga mendorong peralihan iklan dari media konvesnional ke digital, khususnya ke mesin pencari dan media sosial.
Pada saat yang sama juga ada tren bahwa kekerasan terhadap jurnalis dan media meningkat secara global, termasuk di Asia. Dalam laporan In the Shadow of violence: journalists and media killed in 2018, International Federation of Journalist (IFJ) mencatat ada 95 jurnalis dan profesional media yang tewas dalam pembunuhan yang ditargetkan, serangan bom atau insiden baku tembak. Jumlah itu naik dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut IFJ, peningkatan pembunuhan dan kekerasan terhadap jurnalis ini salah satunya dipicu oleh meningkatnya polarisasi pandangan di seluruh dunia dengan munculnya kekuatan nasionalis dan populis yang memberikan stigmatisasi buruk terhadap jurnalis dan media. Laporan ini juga menunjukkan tingkat impunitas yang mencapai 90% dalam kasus pembunuhan jurnalis. Artinya, hanya sebagian kecil kasus kekerasan dan pembunuhan itu yang diinvestigasi secara kredibel dan serius.
Konferensi dengan tema The Biggest Challenge of Journalism in Digital Era ini akan diselenggarakan di Hotel JS Luwansa Kuningan, Jakarta, Selasa, 6 Agustus 2019, pukul 09.00-12.30 WIB.
Pembicara:
1. Maria Ressa, CEO Rappler.com, FIlipina
2. Steven Gan, Pemimpin Redaksi Malaysiakini.com, Malaysia
3. Jane Worthington, Direktur IFJ Asia Pacific, Berbasis di Sydney, Australia
4. Adam Portelli, Victorian Branch of Media Entertainment and Art Alliance (MEAA) Australia
5. Asep Setiawan, Anggota Dewan Pers, Indonesia
Moderator:
Wahyu Dhyatmika, Pemimpin Redaksi Tempo.co
-Bagi yang berminat mengikuti konferensi regional ini, silakan mendaftar secara online melalui http://bit.ly/konferensi-AJI atau mengirimkan email Registrasi ke sekretariat@ajiindonesia.or.id sampai tanggal 5 Agustus 2019 dengan Subyek: Registrasi Peserta Konferensi Regional.
-Panitia menyediakan sertifikat bagi peserta yang mengikuti konferensi secara penuh
-Informasi lebih lanjut soal acara konferensi, silakan kontak Sekretariat AJI Indonesia Jl. Sigura Gura No.1, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan 12760 Telepon: 021-22079779
- 25 kali dilihat






