AJI Kota Persiapan Purwokerto Dideklarasikan
Setelah tiga tahun berdiskusi dan berkomunikasi dengan pihak terkait, hari ini 26 Januari 2013 puluhan jurnalis di Banyumas, Jawa Tengah mendeklarasikan pembentukan AJI Persiapan Kota Purwokerto.
Deklarasi ini dilaksanakan di
Hotel Aston Imperium, Purwokerto, yang dihadiri pengurus
AJI Indonesia dan AJI Kota Yogyakarta selaku pendamping AJI Kota
Persiapan Purwokerto.
Terkait hal itu, kata dia, AJI menekankan agar setiap jurnalis mematuhi kode etik selama bertugas. "Kepemilikan modal pada sebuah perusahaan kadang kala menjadi ancaman pemberitaan. Oleh karena itu, kita tidak hanya mengkritisi di luar, tetapi juga internal perusahaan agar berita yang disajikan tetap terjaga dari tekanan pemilik modal," katanya.
Sementara
itu, Ketua Panitia Deklarasi AJI Kota Persiapan Purwokerto, Gregorius
Magnus Finneso mengatakan, AJI Kota Persiapan Purwokerto dibentuk sebagai upaya untuk
memperjuangkan kesejahteraan jurnalis yang dinilai masih rendah.
"Setelah
menunggu tiga tahun, akhirnya organisasi profesi ini dideklarasikan.
Ini hari bersejarah yang diharapkan mengembangkan dunia jurnalistik di
Jawa Tengah bagian selatan yang selama boleh dibilang sepi," kata dia
yang juga jurnalis Harian Kompas.
Dia
mengharapkan, kehadiran AJI Kota Persiapan Purwokerto akan menjadi
organisasi advokasi bagi jurnalis yang berhadapan dengan hukum lantaran
pemberitaannya.
Saat membacakan Deklarasi AJI Kota Persiapan Purwokerto, Ketua AJI Kota Persiapan Purwokerto Aris Andrianto menyatakan, organisasi ini menolak segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis.
"Kami
menolak upaya menghalang-halangi kerja jurnalis dan intervensi terhadap
independensi sebagai jurnalis dalam bentuk apa pun. Kami juga menolak
segala upaya mengaburkan semangat pers Indonesia sebagai pers
perjuangan, menolak suap, amplop, dan segala pemberian dalam bentuk apa
pun demi terjaganya integritas, profesionalisme, dan independensi," kata
dia bersama 22 anggota AJI Kota Persiapan Purwokerto.
- 30 kali dilihat





