Penghargaan Tasrif Award, Udin Award, dan SK Trimurti Award 2012
Pada Hari Ulang
Tahun ke-18, 7 Agustus 2012, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia
kembali akan memberikan penghargaan Tasrif Award, Udin Award, dan SK Trimurti
Award 2012.
*******************
Tasrif Award dan Udin Award
Tasrif Award
diberikan kepada individu/kelompok/lembaga yang gigih menegakkan kebebasan
pers, kebebasan berekspresi,
dan nilai-nilai keadilan serta demokrasi. AJI Indonesia membangun tradisi
penghargaan Tasrif Award untuk menghidupkan semangat Bapak Kode Etik
Jurnalistik Indonesia itu memperjuangkan kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat.
Udin Award diberikan kepada individu jurnalis/ kelompok jurnalis yang
menjadi korban kekerasan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya secara
profesional. Selain untuk menghormati jurnalis/kelompok jurnalis yang menjadi
korban kekerasan, Udin Award juga diselenggarakan untuk mengingatkan masyarakat bahwa masih ada ancaman
bagi kebebasan pers.
Disamping itu AJI
Indonesia juga akan memberikan SK Trimurti Award bagi jurnalis perempuan/aktivis perempuan, sebagai upaya untuk
mengenang dan menghormati Soerastri Karma Trimurti. Ia adalah pahlawan nasional
sekaligus salah satu jurnalis perempuan pertama Indonesia.
Kami mengundang lembaga
yang Bapak/Ibu pimpin untuk mengusulkan nama calon penerima Tasrif Award, Udin
Award, dan SK Trimurti Award 2012.
Pengajuan usulan
nama calon paling lambat kami terima tanggal 29 Juni 2012 melalui email AJI
Indonesia: sekretariatnya_aji@yahoo.com atau fax ke nomor (021) 3151261 atau per pos ke AJI
Indonesia Jalan Kembang Raya No. 6, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat 10420.
*******************
Latar Belakang Tasrif Award dan Udin Award 2012
Suardi Tasrif, Bapak Kode Etik Jurnalistik
Indonesia, semasa hidupnya tak kenal menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan
pers. Suardi Tasrif juga gigih memperjuangkan kemerdekaan berpendapat, hak
konstitusional yang selalu disebut-sebut sebagai hak fundamental yang menjadi
jalan bagi dipenuhinya berbagai hak asasi manusia lainnya.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengabadikan namanya sebagai penghargaan bagi perorangan maupun kelompok atau lembaga yang gigih memperjuangkan kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat pada umumnya.Penghargaan Suardi Tasrif atau Suardi Tasrif Award, disingkat menjadi Tasrif Award mulai diberikan pada 1998, dan Munir, koordinator Badan Pekerja Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) menjadi orang pertama yang menerima Tasrif Award.
Bersama Kontras, Munir memenangi Tasrif Award karena kegigihan mereka dalam mengungkapkan kasus penculikan terhadap para aktivis oleh para anggota Koppasus (Komando Pasukan Khusus) Angkatan Darat Indonesia. Munir kemudian meninggal karena dibunuh di dalam pesawat Garuda dalam perjalanannya menuju Amsterdam, Belanda dari Jakarta, karena tak pernah surut mengungkap berbagai tindakan aparat negara merampas hak asasi warganya.
Selain memberikan Tasrif Award, sejak 1998 AJI Indonesia (bersama-sama Institut Studi Arus Informasi—ISAI) juga membangun tradisi Penghargaan Fuad Muhammad Syafruddin yang kemudian lebih dikenal dengan nama Udin Award. Udin adalah jurnalis Harian Bernas yang dianiaya orang tidak dikenal pada 13 Agustus 1996, dan meninggal tiga hari kemudian.Ia dibunuh karena memberitakan korupsi dan politik uang yang terjadi di Kabupaten Bantul.
Udin Award diberikan kepada jurnalis maupun kelompok jurnalis yang menjadi korban kekerasan. Pada 1997 Udin Award diberikan kepada Tim Kijang Putih, sekelompok wartawan dari berbagai media yang bekerja di Yogyakarta yang gigih melakukan investigasi bersama untuk mengungkap kasus pembunuhan Udin.
Tahun 1998 Udin Award diberikan kepada Bambang
Budjono dan Margiono, pimpinan majalah D&R untuk keteguhan mereka dalam
menghadapi kekuasan yang tersinggung karena majalah tersebut memuat karikatur
"Soeharto Raja Kartu Sekop" pada sampul majalah. Udin Award diberikan
setiap tahun sekali bertepatan dengan HUT AJI bersamaan dengan diumumkannya
pemenang Tasrif Award.
Penghargaan Tasrif Award dan Udin Award diberikan dalam setiap AJI Indonesia memperingati hari jadinya. Menjelang peringatan hari jadinya ke 18, AJI Indonesia akan kembali menganugerahkan Tasrif Award para pihak yang berjasa memperjuangkan kebebasan berpendapat dan Udin Award bagi jurnalis yang menjadi korban kekerasan terhadap pers.
SASARAN
1. Kalangan media massa;
2. Lembaga-lembaga yang bergerak dalam
bidang penegakan kebebasan pers dan kemerdekaan berpendapat;
3. Individu.
TUJUAN TASRIF AWARD 2012
1. Mengingatkan masyarakat akan semangat Suardi Tasrif, Bapak Kode Etik Jurnalistik Indonesia, yang semasa hidupnya tak kenal menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat pada umumnya dan melanjutkan tradisi pemberian penghargaan bagi perorangan maupun kelompok atau lembaga yang tidak kenal menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat;
1. Mengingatkan masyarakat akan semangat Suardi Tasrif, Bapak Kode Etik Jurnalistik Indonesia, yang semasa hidupnya tak kenal menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat pada umumnya dan melanjutkan tradisi pemberian penghargaan bagi perorangan maupun kelompok atau lembaga yang tidak kenal menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan pers dan kemerdekaan berpendapat;
2. Memberikan penghargaan dan penghormatan kepada
mereka yang gigih memperjuangkan hak mengemukakan pendapat/kemerdekaan
berpedapat dengan cara-cara yang damai;
3. Memberikan penghargaan dan penghormatan kepada
mereka telah mendedikasikan dirinya untuk membantu pers dalam mengungkap
problem-problem ketidakadilan yang
tersembunyi atau disembunyikan;
4. Merangsang segenap anggota masyarakat untuk
aktif membantu pers dalam mengungkap
problem-problem ketidakadilan yang tersembunyi atau disembunyikan;
KRITERIA UMUM TASRIF AWARD 2012
1. Individu/kelompok/lembaga yang membantu pers
untuk bisa memenuhi hak publik atas informasi;
2. Individu/kelompok/lembaga yang membantu pers
untuk mengefektifkan fungsi pers sebagai lembaga kontrol sosial;
3. Individu/kelompok/lembaga yang membantu pers
untuk mengungkap problem ketidakadilan
yang tersembunyi atau disembunyikan;
KRITERIA KHUSUS TASRIF AWARD 2012
1. Individu/kelompok/lembaga yang mendedikasikan
dirinya untuk terlibat dalam proses penegakan nilai-nilai keadilan dan
demokrasi;
2. Individu/kelompok/lembaga yang terbukti memiliki
komitmen dan integritas moral untuk terlibat dalam proses penegakan nilai-nilai
keadilan dan demokrasi;
3. Individu/kelompok/lembaga yang dalam setahun ini
-–terhitung sejak Agustus 2011 hingga Juni 2012 – mengungkap kasus
ketidakadilan yang memiliki signifikasi sosial, budaya, hukum, ekonomi dan
politik dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
TUJUAN UDIN AWARD 2012
1. Mengingatkan masyarakat akan perjuangan Fuad
Muhammad Syafruddin alias Udin dan melanjutkan tradisi pemberian Udin Award
untuk menghormati dan terus memberikan perhatian terhadap jurnalis maupun
kelompok jurnalis yang menjadi korban kekerasan, terutama kekerasan yang
dilakukan (aparatus) negara pada saat menjalankan tugas jusrnalistiknya;
2. Mengingatkan masyarakat akan pentingnya pers yang
bebas dan independen sebagai salah satu pilar demokrasi;
3. Mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan semua
pihak yang peduli dan terus memperjuangkan serta menjaga kebebasan pers dan
kemerdekaan berpendapat pada umumnya;
KRITERIA UMUM UDIN AWARD 2012
1. Seorang/sekelompok
jurnalis yang telah bekerja di dunia jurnalistik sedikitnya selama tiga tahun
berturut-turut;
2. Seorang/sekelompok
jurnalis yang teruji dan terbukti memiliki kemampuan profesional jurnalisitik;
3. Seorang/sekelompok
jurnalis yang menjadi korban kekerasan, baik kekerasan fisik maupun psikis, akibat
aktivitas jurnalsitiknya;
KRITERIA KHUSUS UDIN AWARD 2012
1. Seorang/sekelompok
jurnalis yang terbukti dan teruji telah mendedikasikan dirinya untuk
tugas-tugas jurnalisitik;
2. Seseorang/sekelompok
jurnalis yang terbukti dan teruji memiliki komitmen dan integritas moral dalam
upaya menegakkan kebebasan pers, demi kebenaran dan keadilan;
3. Seseorang/sekelompok
jurnalis yang -–terhitung sejak Agustus 2011 hingga Juni 2012– menjadi korban
kekerasan, baik fisik maupun psikis, sebagai akibat mengungkap permasalah
sosial yang memiliki signifikasi dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Mekanisme pencalonan penerima Tasrif dan Udin
Award 2012
1. Pencalonan kandidat peraih Tasrif Award 2012 dan
Udin Award 2012 dapat dilakukan oleh organisasi masyarakat sipil dan atau AJI
Kota.
2. Kandidat dapat dipilih dari individu/kelompok yang masih hidup maupun yang telah meninggal ataupun dibubarkan, dengan mempertimbangkan kesesuaian pencalonan dengan situasi kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat saat ini.
3. Lembaga yang mencalonkan kandidat Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 harus mengisi formulir pencalonan. (terlampir)
4. Setiap individu/kelompok hanya dapat dicalonkan untuk salah satu penghargaan, yaitu Tasrif Award 2012 atau Udin Award 2012
5. Formulir pencalonan harus ditandatangani oleh Pimpinan organisasi yang mencalonkan, yaitu Ketua dan Sekretaris, atau jabatan sejenis di masing-masing lembaga yang mencalonkan.
6. Formulir pencalonan dikirimkan dengan lampiran riwayat singkat kandidat yang menjelaskan mengapa yang bersangkutan layak menjadi penerima Tasrif Award atau Udin Award 2012.
7. Pencalonan kandidat peraih Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 dibuka mulai 21 Mei sampai dengan 29 Juni 2012.
8. Verifikasi kelengkapan berkas pencalonan akan dilakukan Sekretariat AJI Indonesia pada 20 Mei sampai dengan 4 Juli 2012.
9. Sekretariat AJI Indonesia akan memberitahukan kekurangan berkas pencalonan kandidat penerima Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 mulai 1 Juli hingga 5 Juli 2012.
10. Batas waktu melengkapi berkas pencalonan kandidat adalah 6 Juli 2012. Hanya berkas pencalonan kandidat yang lengkap yang akan diserakan kepada Tim Juri untuk dinilai.
11. Tim juri Tasrif Award dan Udin Award akan menyeleksi dan menilai masing-masing kandidat mulai 9 Juli – 26 Juli 2012.
12. Pada 27 Juli 2012, tim juri Tasrif Award dan Udin Award akan melakukan rapat terakhir untuk memutuskan peraih Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012.
13. Pengumuman peraih Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 dilakukan dalam malam resepsi peringatan Hari Jadi AJI pada 7 Agustus 2012.
14. Keputusan tim juri tidak dapat diganggu gugat.
*****************************2. Kandidat dapat dipilih dari individu/kelompok yang masih hidup maupun yang telah meninggal ataupun dibubarkan, dengan mempertimbangkan kesesuaian pencalonan dengan situasi kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat saat ini.
3. Lembaga yang mencalonkan kandidat Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 harus mengisi formulir pencalonan. (terlampir)
4. Setiap individu/kelompok hanya dapat dicalonkan untuk salah satu penghargaan, yaitu Tasrif Award 2012 atau Udin Award 2012
5. Formulir pencalonan harus ditandatangani oleh Pimpinan organisasi yang mencalonkan, yaitu Ketua dan Sekretaris, atau jabatan sejenis di masing-masing lembaga yang mencalonkan.
6. Formulir pencalonan dikirimkan dengan lampiran riwayat singkat kandidat yang menjelaskan mengapa yang bersangkutan layak menjadi penerima Tasrif Award atau Udin Award 2012.
7. Pencalonan kandidat peraih Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 dibuka mulai 21 Mei sampai dengan 29 Juni 2012.
8. Verifikasi kelengkapan berkas pencalonan akan dilakukan Sekretariat AJI Indonesia pada 20 Mei sampai dengan 4 Juli 2012.
9. Sekretariat AJI Indonesia akan memberitahukan kekurangan berkas pencalonan kandidat penerima Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 mulai 1 Juli hingga 5 Juli 2012.
10. Batas waktu melengkapi berkas pencalonan kandidat adalah 6 Juli 2012. Hanya berkas pencalonan kandidat yang lengkap yang akan diserakan kepada Tim Juri untuk dinilai.
11. Tim juri Tasrif Award dan Udin Award akan menyeleksi dan menilai masing-masing kandidat mulai 9 Juli – 26 Juli 2012.
12. Pada 27 Juli 2012, tim juri Tasrif Award dan Udin Award akan melakukan rapat terakhir untuk memutuskan peraih Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012.
13. Pengumuman peraih Tasrif Award 2012 dan Udin Award 2012 dilakukan dalam malam resepsi peringatan Hari Jadi AJI pada 7 Agustus 2012.
14. Keputusan tim juri tidak dapat diganggu gugat.
Download Formulir Pencalonan Tasrif Award, Udin Award, dan SK Trimurti Award
- 12 kali dilihat



