Inovasi
Dewasa ini jurnalis adalah profesi yang makin terbuka. Seiring tumbuhnya industri media, lahir jurnalis generasi baru yang -pada umumnya- tidak punya pengalaman meliput atau menulis laporan jurnalistik secara mendalam.
Saat yang sama, media menjadi pilar keempat demokrasi. Dalam iklim demokrasi media massa memiliki fungsi, diantaranya sebagai kontrol sosial terhadap tiga pilar kekuasaan : legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
AJI (Aliansi Jurnalis Independen) adalah organisasi profesi yang mendorong para jurnalis senantiasa bekerja secara profesional, kompeten dan beretika.
AJI juga mengkampanyekan independensi newsroom, memperjuangkan kesejahteraan jurnalis, serta perlindungan dan keselamatan kerja. Sejalan dengan itu AJI mendorong perusahaan media agar selalu memproduksi informasi dan pemberitaan yang berkualitas. Yakni pemberitaan yang berimbang, berbobot dan akurat.
Selain itu media memiliki fungsi edukasi melalui informasi atau berita yang disebarluaskan kepada masyarakat. Media bahkan bisa melibatkan publik dalam berbagai kebijakan serta mengambil keputusan penting dalam hidupnya melalui 4 | inovasi informasi yang diperolehnya.
Disinilah AJI memandang penting upaya peningkatan kapasitas jurnalis demi menghasilkan produk-produk jurnalistik yang bermutu dan bermanfaat bagi publik. Salah satu misi AJI ialah meningkatkan profesionalisme, kemampuan, dan kompetensi anggotanya dalam bidang jurnalistik. Untuk mewujudkan itu AJI bekerja sama dengan berbagai lembaga publik maupun swasta, menyelenggarakan program seperti diskusi publik, seminar, training, workshop, field trip, dan beasiswa untuk meningkatkan pemahaman pada isu-isu tertentu.
Salah satu dipilih ialah isu perbankan. Untuk itu AJI bekerja sama dengan PermataBank menyelenggarakan program Banking Journalist Academy (BJA) 2013, sebuah program penguatan kapasitas jurnalis dalam isu perbankan dan ekonomi makro. BJA berbentuk short course bagi jurnalis yang berminat mendalami isu perbankan, termasuk bagaimana meliput dan menuliskannya di media.
BJA 2013 merupakan program pertama AJI dan Permata Bank. Rekrutmen calon peserta dibuka untuk jurnalis secara umum, tidak terbatas anggota AJI. Kemudian AJI menyeleksi peserta hingga terpilih 18 jurnalis yang berhak mendapat beasiswa dan mengikuti kursus. Selama hampir 3 bulan, peserta mengikuti pendidikan singkat yang menghadirkan praktisi perbankan, praktisi media, hingga akademisi, sebagai narasumber.
Pada akhir program, penyelenggara menerbitkan buku berisi kumpulan karya jurnalistik peserta. Sesuai semangat dan tema besar programnya, kumpulan tulisan ini diberi judul "Inovasi", berisi 14 karya jurnalistik peserta BJA 2013 yang merupakan tugas akhir mereka.
- 78 kali dilihat




