x
Penghargaan SK Trimurti 2013
S.K. Trimurti dipilih sebagai ikon, karena kesamaan gagasan dan semangat beliau dengan visi AJI. Beliau adalah salah satu tokoh kemerdekaan yang gigih memperjuangkan kebebasan pers, kebebasan
Penghargaan Liputan Media Terbaik tentang Anak
Tahun 2013, AJI-UNICEF kembali menyelenggarakan ‘Penghargaan untuk Liputan Media Terbaik tentang Anak’. Penghargaan ini terbuka untuk jurnalis media cetak/online, foto, radio dan televisi.
AJI Indonesia Jadi Anggota Komite Eksekutif Federasi Jurnalis Internasional
Kongres IFJ di Dublin memilih 16 anggota Komite Eksekutif (Execom) IFJ. Salah satu yang terpilih Eko Maryadi, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.
16 Jurnalis Kontan Ikut Uji Kompetensi AJI
Selama dua hari (8-9 Juni 2013), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta bersama AJI Indonesia menggelar Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) di media bisnis dan investasi KONTAN, Jakarta.
14 Anggota AJI Padang Lulus Ujian Kompetensi
Sebanyak 14 anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang dinyatakan lulus ujian kompetensi jurnalis (UKJ) yang digelar AJI Indonesia, Minggu (2/6)
Warga Masih Buta Keterbukaan Informasi
LIMA tahun sejak diundangkan, implementasi Undang-Undang no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik seperti masih berjalan di tempat.
Aceh dan Sulawesi Utara Provinsi Paling Berbahaya bagi Wartawan
Aceh adalah provinsi yang paling tidak bebas sementara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan adalah dua provinsi yang paling bebas bagi pers. Hal ini termuat dalam indeks kebebasan pers di
Penghargaan untuk Liputan Media Terbaik tentang Anak
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerjasama dengan UNICEF menyelenggarakan Penghargaan untuk Liputan Media Terbaik tentang Anak
Selamatkan Frekuensi Publik dari Politik Praktis
JAKARTA (6 Mei 2013) - Beredarnya rekaman pembicaraan di media sosial (youtube) tentang rencana penggunaan frekuensi publik (RCTI) untuk kepentingan politik praktis (Partai Hanura), mengkonfirmasi
Jurnalis Gorontalo Jalan Mundur di Hari Kebebasan Pers
Sambil mengenakan kostum serba hitam dan mulut tertutup lakban, sekitar 30 jurnalis dari bebagai media di Gorontalo berjalan mundur sejauh satu kilometer dari gerbang kampus Universitas Negeri
Berlangganan