AJI Balikpapan Gelar Workshop BPJS
Workshop ini untuk peningkatan kapasitas dan pemahaman sistem jaminan sosial pada jurnalis darI perwakilan kota Balikpapan, Samarinda dan perwakilan kota Bontang, Kalimantan Timur.
"Sejak tahun 2013, Aliansi Jurnalis Independen bersama Friedrich Ebert Stiftung (FES), bekerja sama untuk memberikan peningkatan kapasitas dan pemahaman pada jurnalis di beberapa daerah terkait sistem jaminan sosial ini," terang Alwan Ramdani selaku bidang dana usaha dan hubungan antar lembaga Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Jumat (23/10/2015).
Menurutnya, media massa atau jurnalis perlu memahami dasar dan bagaimana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Bekerja. Karena dengan memberikan pemahaman tentang pola jaminan sosial bisa memberikan dampak terhadap masyarakat, sekaligus memonitoring BPJS serta ajang jurnalis bertukar pengalaman.
Acara ini dibuka oleh perwakilan dari Kementerian PMK dan dimonitoring perwakilan FES. Hadir pembicara pertama Anggota DJSN dr Asih. Lalu jelang siang ada empat pembicara dari Kaltim yakni kepala BPJS Samarinda dr Endang Diarty, Perwakilan RSUD AW Sjahranie dr Sisca, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Supriyanto dan wakil Ketua Apindo Kaltim Dodhy Achadiyat
Tahun ini ada beberapa kota diantaranya Medan, Samarinda, Makassar dan Batam. Dimana sebelumnya Pada tahun 2013, AJI dan FES telah menyelenggarakan kegiatan ini di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jambi, Mataram, Pontianak, Lampung, Kendari, Mamuju, Maumere, Gorontalo, dan Banyuwangi.
Alwan mengatakan workshop di Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur diikuti oleh 25 jurnalis lokal cetak, online dan elektronik. Dan materi workshop didesain dengan membagi ke dalam dua bagian diantaranya bagian pendalaman isu dan bagian jurnalistik.
Sementara itu, salah satu jurnalis online lokal Michael menyambut baik kegiatan workshop jaminan sosial ini. Karena dengan kegiatan ini jurnalis diharapkan akan lebih paham tentang jaminan sosial nasional yang diterapkan.
"Dengan kegiatan ini kita jadi paham apa itu jaminan sosial nasional. Siapa penyelenggaranya. Apa hak dan kewajiban apabila jadi peserta. Narasumber yang dihadirkan cukup kompeten dan memberikan sesuatu yang update dan aktual "nilainya.
- 10 kali dilihat





