Aji Gelar Nonton Bareng 'Working Class Heroes'
Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) Bandarlampung bekerja sama dengan "Federatie Nederlandse
Vakbeweging (FNV) Mondiaal" menggelar nonton bareng film "Working
Class Heroes" pada Jumat (29/11) pukul 14.30 WIB di gedung D lantai 2 Fakultas
Hukum Universitas Lampung (Unila).
Koordinator nonton bareng Film Working Class Heroes, Tri Purna Jaya di
Bandarlampung, Kamis, mengatakan, film tersebut mampu memberikan gambaran
bagaimana kondisi pekerja di negara berkembang.
"Pembuat film mampu memberikan gambaran utuh. Film tidak hanya
memberikan gambaran kondisi pekerja pada satu sisi saja. Tetapi, perusahaan
juga diberikan tempat untuk memberikan komentar," katanya.
Pertumbuhan ekonomi negara berkembang merupakan magnet tersendiri bagi
perusahaan-perusahaan besar untuk menanamkan investasi. Perusahaan bertaraf
nasional dan internasional menjamur.
"Dampaknya, perekrutan pekerja secara besar-besaran pun terjadi.
Sayangnya, hal tersebut kerap tidak diimbangi dengan pengupahan yang layak.
Jaminan-jaminan yang semestinya diberikan pekerja pun banyak yang tidak
terpenuhi. Kondisi tersebut akhirnya menjadi sebuah dilema bagi pekerja. Ada lapangan pekerjaan
yang tersedia tetapi hak dan kewajiban yang diterima tidak berimbang,"
ujar Tri pula.
Huub Ruijgrok dan Arno van Beest dari World Report mendokumentasikan dilema
pekerja tersebut dalam sebuah film dokumenter berjudul Working Class Heroes.
Pengambilan gambar film dokumenter itu mengambil lokasi di Indonesia dan
Kolombia.
Film berdurasi 60 menit tersebut menggunakan bahasa Belanda , Indonesia ,
Inggris, dan Spanyol. Walau begitu, terjemahan bahasa disesuaikan dengan bahasa
negara tempat film diputar.
- 5 kali dilihat



