AJI Pekanbaru Gelar Workshop Pelaksanaan SJSN
Workshop yang diikuti 25 perwakilan awak media yang tergabung dalam AJI itu dihadiri oleh ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) pusat Chazali Situmorang yang juga sekaligus pembuka workshop tersebut.
Di samping dihadiri DJSN pada kesempatan itu juga, juga dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau, Kepala BPJS Kesehatan Divre II Sumbagteng, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Divre II Sumbar, Riau dan Kepri sebagai sebagai pemateri.
Dalam sambutannya, ketua DJSN mengatakan menyambut baik dengan adanya workshop seperti ini. Sebab informasi yang diberikan seputar SJSN bisa disampaikan oleh para awak media kepada masyarakat. Khususnya bagi semua pemangku kepentingan dalam menyampaikan informasi tentang pelaksanaan program jaminan sosial nasional dan UU no 40 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial.
"Dengan workshop ini para media bisa mengetahui bagaimana cara kerjanya SJSN ini, "jelasnya, Jumat (13/3/2015).
Sementara itu ketua AJI Pekanbaru Fahrur Rozi mengatakan, tujuan dilakukan workshop ini, katanya untuk memberikan pemahaman kepada jurnalis tentang isu-isu kesejahteraaan masyarakat, memberikan pemahaman tentang dasar dan bagaimana BPJS berkerja. Sehingga media bisa memonitoring BPJS dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai hal tersebut secara komprehensif.
"Tujuan lainnya dari workshop ini ialah menjadi ajang jurnalis bertukar pengalaman dalam membuat berita tentang isu kesejahteraan masyarakat sehingga diperkaya dengan ide-ide liputannya, "tuturnya.
Terkait dengan indikator pelaksanaan worshop ini, katanya didasari SJSN yang diberlakukan sejak 2014 silam, dimana sistem jaminan kesehatan diselenggarakan melalui BPJS Kesehatan, dan Tenaga Kerja, tersebut, terjadi berbagai persoalan dan tantangan sejak digulirkan yang diberlakukan pola gotong royong.
Alasannya, fiskal negara belum cukup menutupi seluruh warganya jika digratiskan. Sementara di negara tetangga Indonesia Singapura, Malaysia, dan Filipina berbeda dengan Indonesia.
"Workshop ini digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru bekerja sama dengan AJI Indonesia - Friedrich Ebert Stiftung (FES), "jelasnya.
Kegiatan ini katanya merupakan yang pertama dilakukan oleh AJI pada tahun ini. AJI dan FES telah menyelenggarakan kegiatan ini di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jambi, Mataram, Pontianak, Lampung, Kendari, Mamuju, Maumere, Gorontalo, dan Banyuwangi.
"Untuk peserta workshop sebanyak 25 jurnalis, terdiri dari pemimpin redaksi, wakil pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, redaktur, dan reporter di berbagai media dari 12 kabupaten dan kota di Riau,"bebernya.
"Untuk kegiatan seperti ini merupakan yang pertama kali dilakukan tahun ini, dimana diharapkan, para jurnalis paham dari materi workshop yang diberikan tentang pola jaminan sosial, yang nanti bisa memberikan dampak terhadap masyarakat, " jelasnya.
Selain itu tambahnya, bentuk pengawasan publik, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi akurat terkait sistem jaminan sosial ini. Sehingga badan dibentuk oleh uang iuran pekerja ini bisa termanfaatkan
- 5 kali dilihat




