Media 21, Jurnalisme dan Perubahan Iklim
Di negara-negara Afrika dan Asia Tenggara, seperti halnya di negara-negara lain, permasalahan iklim ini dipahami sebagai persoalan yang mengintimidasi dan menghambat. Padahal, meskipun Afrika tidak banyak menyebabkan pemanasan global, benua ini juga terkena dampak yang parah, terutama bencana kekeringan, banjir, kelaparan dan epidemi. Begitupun Asia Tenggara.Karakteristik geografis kawasan ini membuatnya rentan terhadap dampak perubahan iklim di tahun-tahun mendatang. Banjir, kekeringan, badai dan topan adalah tanda-tanda yang begitu jelas dari musibah ini.
Program Media 21 Asia akan mendampingi usaha-usaha penyelesaian permasalahan perubahan iklim via ranah media lokal di Brunei, Kamboja, Indonesia, laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Panggilan pendaftaran ini ditujukan kepada media-media lokal (cetak, televisi, radio, daring dan blog) yang memang mempunyai pengalaman dalam penulisan berita-berita yang terkait dengan permasalahan lingkungan.
Tenggat waktu pendaftaran sampai hari
Minggu,29 Maret 2015 pukul 23:55
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran program Media 21 di Afrika dan Asia Tenggara, kunjungi website www.ca.cfi.fr.
Semua pertanyaan silakan dialamatkan ke ple@cfi.frsebelum 27 Maret 2015.
Info lebih lanjut
Bahasa > http://www.ifi-id.com/media-
English > http://www.ac.cfi.fr/en-GB/
- 39 kali dilihat





