Pecat dan Bungkam Pekerja: Robohnya Demokrasi di Media
Buku ini bisa menyuarakan mereka, suara dari mereka yang namanya dihapus dalam boks redaksi tanpa sesuai aturan. Suara mereka yang tiba-tiba dipanggil menghadap HRD untuk tanda tangan surat pengunduran diri ada pilihan. Kami percaya, buku ini tidak hanya dokumentasi atas satu periode gelap dalam industri media, tetapi juga seruan tanggung jawab dan perbaikan sistemik. Semoga tulisan ini bisa menjadi jendela empati, referensi akademik, sekaligus bahan refleksi bagi pengambil kebijakan, pelaku industri, dan publik.
Perlu diingat, pekerja media bukan sekadar pion di papan catur, tapi manusia yang berhak atas masa depan yang layak. Begitupun dengan media, ia seharusnya menjadi pengawas, namun ia tak bisa mengawasi dirinya sendiri.
Penulis: Asnil Bambani, Ibrahim Arsyad, Edi Faisol
Editor: Ahmad Arif
- 500 kali dilihat






