Permata Bank dan AJI Gelar Workshop Manajemen Keuangan untuk Jurnalis di Semarang
Semarang - Permata Bank bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan AJI Kota Semarang bekerjasama menggelar Program Peningkatan Kapasitas Jurnalis berupa workshop literasi pengelolaan dan manajemen keuangan keberlanjutan, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bekal bagi jurnalis dalam menghadapi tantangan di tengah perubahan ekosistem pers, sekaligus untuk menjaga independensi dalam menjalankan profesi.
Kegiatan bertajuk “Pengelolaan Keuangan Pribadi/Profesional, Perencanaan Finansial, Mengenali Instrumen Keuangan Dasar serta Keselamatan dan Kesejahteraan dalam Ekosistem Pers” ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan bagi pekerja media.
Literasi keuangan menjadi isu krusial bagi jurnalis, mengingat transformasi digital dan perubahan model bisnis media yang membuat jurnalis menghadapi ketidakpastian pendapatan. Workshop ini dapat memperkuat kapasitas jurnalis dalam pengelolaan keuangan pribadi dan profesional, perencanaan finansial yang berkelanjutan, serta pemahaman mengenai keselamatan dan kesejahteraan kerja dalam ekosistem pers saat ini.
Melinda Hoesain, Division Head Corporate Relation & CSER Permata Bank menyampaikan, melalui kolaboratif ini Permata Bank berharap akan terbangun sinergi yang lebih kuat antara perbankan dan media untuk menciptakan ekosistem informasi sehat, dimana media dapatkan menyampaikan berita yang akurat dan dalam, sementara industri perbankan memberikan transparansi dan edukasi yang dibutuhkan public.
Workshop ini berlangsung sejak pukul 09.00 - 13.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 20 jurnalis dari berbagai platform media, mulai dari cetak, daring, radio, hingga televisi. Program ini dirancang untuk memperkuat literasi dan ketahanan finansial jurnalis yang kini banyak yang kini banyak bekerja dalam sistem fleksibel, kontrak, dan ketidakpastian pendapatan.
Hadir dalam kegiatan ini tiga narasumber, yaitu Nany Afrida - Ketua Umum AJI Indonesia, Fermana Nusantara - Corporate Trainer Permata Bank, dan Siti Ridloah, S.E., M.Mgmt. - Dosen Keuangan, Universitas Negeri Semarang.
Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida juga menegaskan, bahwa literasi keuangan merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian jurnalis sehingga mereka lebih tahan terhadap tekanan ekonomi yang berpotensi menggerus independensi jurnalistik.
“Memperkuat literasi keuangan berarti merawat kebebasan pers dari level paling dasar, yaitu
memastikan jurnalis memiliki daya tahan ekonomi agar keberanian dan independensinya tidak terkikis oleh kerentanan hidup sehari-hari,” kata Nany.
Dia menambahkan literasi keuangan juga tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga independensi jurnalistik. Jurnalis yang mandiri secara ekonomi lebih mampu mempertahankan integritas, memegang teguh kode etik, dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara utuh.
Menurutnya jika risiko keuangan dapat dikelola, jurnalis memiliki ruang yang lebih aman untuk bersikap kritis, menolak intervensi kepentingan, serta tidak mudah terjebak dalam praktik suap, amplop, atau gratifikasi yang kerap dibungkus sebagai “uang liputan”.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
Melinda Hoesain
Division Head, Corporate Realigns & CSER Permata Bank
corporate.affairs@PermataBank.co.id
Tentang Permata Bank
Permata Bank adalah bank lokal dengan visi regional dan jaringan global dan merupakan salah satu dari 10 bank terbaik di Indonesia dari sisi aset di industri perbankan serta terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Kode: BNLI) dengan pemegang saham pengendali Bangkok Bank Public Company Limited.
Permata Bank terdepan dalam digitalisasi dengan produk dan jasa inovatif melayani lebih dari 6,6 juta nasabah di 60 kota di Indonesia. Per 31 Desember 2025, Permata Bank memiliki 20 kantor cabang & kantor kas, kantor cabang Syariah, dan cabang bergerak (Mobile Branch); 829 lokasi ATM dan lebih dari 22.000 outlet tarik tunai tanpa kartu di Indomaret, akses di lebih dari 100.000 ATM (VisaPlus, Visa Electron, MasterCard, Alto, ATM Bersama dan ATM Prima akses di jaringan), dan jutaan ATM lainnya di seluruh dunia yang terhubung dengan jaringan Visa, Mastercard, Cirrus.
Permata Bank mendapat predikat “Excellent” pada kategori Learning & Development and Knowledge Management, Top 3 dalam Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2025 (Best Debit Card, Best Credit Card, Best Mobile Banking, Best Conventional Bank), serta “Very Good” pada kategori Learning & Development, Reward Management & Talent Retention Strategy, dan HR Digitization & People Analyst di HR Excellence 2025 oleh SWA dan Lembaga Manajemen FEB UI. Permata Bank juga meraih predikat Top Sharia Business Unit di Indonesia Syariah Excellence Awards 2025 dari The Iconomics, The 2nd Best in KBMI III Bank in Satisfaction, Loyalty, and Engagement dari Infobank.
Permata Bank telah meraih berbagai penghargaan seperti Forbes Magazine – World's Best Banks in Asia 2024, Fortune 100 – Indonesia’s Biggest Companies 2025 (Fortune Indonesia), Domestic Retail Bank of the Year dan Mobile Banking & Payment Initiative of the Year (Indonesia) dari Asian Banking and Finance Awards 2025, Service Excellence di kategori Bank Umum dan Bank Unit Usaha Syariah, seperti Banking Service Excellence Award 2025 oleh majalah Infobank bekerjasama dengan Market Research Indonesia, Silver dan Bronze awards dari Asia-Pacific Stevie Awards 2025, Best Financial Sector dari Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD) 2025, Best Financial Integrity Rating (FIR) di KBMI 3 – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Untuk informasi lebih lanjut terkait Permata Bank kunjungi website kami di https://www.permatabank.com/.
- 9 kali dilihat






