Jakarta Forum 4 M : Bagaimana Jurnalisme Dari mengubah Cara Berinteraksi Antara Khalayak Dengan Pembuat Informasi
Pada 23-24 September 2014, forum 4M untuk kali pertama digelar di Asia Tenggara, kawasan yang tengah menyaksikan meroketnya pemanfaatan berita daring dan media sosial.
Selain akan berbagi pengalaman dan pengetahuan, para profesional, jurnalis, narablog, pengusaha media, pendiri perusahaan rintisan, dan jurnalis warga pun akan memaparkan pelbagai inisiatif terbaru.
Indonesia – Jakarta: Bagaimana media daring mengubah jurnalisme dan produksi berita di Asia Tenggara?
Perkembangan Internet, plus pertumbuhan ekonomi yang kuat serta reformasi politik yang berarti, banyak mengubah kebiasaan warga Asia Tenggara berkomunikasi dan berinteraksi dengan satu sama lain. Ekosistem media baru pun menggejala: Format editorial yang inovatif diperkenalkan kepada para pengguna Internet di kawasan yang berjumlah sekitar 206 juta orang. Para pemain di industri media menjelajahi berbagai kemungkinan yang ditawarkan oleh perkakas baru demi menangguk penerimaan. Selain itu, mereka melibatkan, dan berinteraksi dengan, khalayak secara lebih kreatif.
Forum 4M Jakarta 2014 akan menyertan lebih dari 100 pembicara dan peserta dari seluruh Asia Tenggara (Myanmar, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Timur, Vietnam) yang akan menguji bagaimana media daring merombak jurnalisme dalam hubungannya dengan masalah-masalah lokal:
• Dari global menuju lokal: model-model ekonomi baru
• Undang-undang Internet: sensor, swa-sensor, tekanan dari pemerintah
• Peluang dan risiko berkenaan dengan pemanfaatan teknologi baru dalam konteks lokal
Benoit Thieulin, Presiden French National Digital Council (CNNum), akan mendiskusikan segala topik bahasan dalam sesi dialog terbuka yang akan ia pandu selama forum berlangsung. Forum 4M Jakarta bertujuan mengidentifikasi dan membicarakan berbagai proyek yang ditujukan menyokong media daring di kawasan Asia Tenggara.
“Diluncurkan tiga tahun lalu oleh CFI, program 4M adalah wasiat atas ambisi CFI untuk menjadi pengamat dan pendukung yang cermat akan pelbagai kebiasaan baru pemanfaatan media di seluruh dunia berkat adanya Internet. Berbagai lokakarya memberikan peluang langka dan bernilai kepada para peserta untuk saling bertukar gagasan, membicarakan beraneka ragam inovasi, dan menjalin hubungan demi terwujudnya kolaborasi beragam proyek baru di masa mendatang akibat dari terselenggaranya forum ini,” demikian Etienne Fiatte, Direktur CFI
- 14 kali dilihat





