SIARAN PERS: 13 Jurnalis Lulus Akademi Kesehatan dan Nutrisi 2018
AJIINDONESIA, Jakarta – Sebanyak 13 dari 15 jurnalis peserta Health and Nutrition Journalist Academy (HNJA) 2018 dinyatakan lulus. Sebelumnya ke-15 jurnalis muda dari pelbagai media nasional seperti Tempo, CNN, Jurnas.com, Detik.com mengikuti sesi edukasi selama kurang lebih dua bulan. Mereka mendapatkan materi mengenai kesehatan dan nutrisi dari para pakar serta mempelajari teknis jurnalistik yang baik.
Pada malam apresiasi kelulusan ini, terdapat empat peserta terbaik yang mendapatkan penghargaan lulusan terbaik (The Best Graduates) dan paling baik (Most Improved). Mereka yang mendapatkan predikat Best Graduated HJNA 2018 adalah Annisa Mutia (CNN Indonesia TV), Melissa Mailoa (Detik X), dan Nur Alfiyah (TEMPO). Salah satu karya jurnalistik lulusan terbaik, Annisa Mutia mengangkat sulitnya akses layanan bagi ibu hamil yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu melahirkan. Sedangkan predikat Most Improved diberikan kepada Bimo Aria Fundrika (Viva.co.id).
HNJA merupakan program pendidikan untuk wartawan yang terselenggara atas kolaborasi Sekolah Jurnalisme Aliansi Jurnalis Independen (SJAJI) dan Danone. Akademi ini untuk penguatan kapasitas dan pengetahuan jurnalis di Indonesia agar lebih memahami masalah dasar kesehatan dan nutrisi serta memberikan perhatian besar dalam peliputan untuk pemenuhan hak dasar masyarakat. Peserta dibekali materi pengetahuan dasar isu kesehatan dan nutrisi, politik anggaran dan kebijakan bidang kesehatan ibu dan anak, dan ketahanan pangan.
Peserta juga dibekali cara memahami, mengolah dan menyajikan data untuk menghasilkan liputan mendalam yang berkualitas dan akurat.Selama dua ini, 32 jurnalis telah mendapat pendidikan khusus di kelas ini.
Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, kegiatan HNJA ini merupakan salah satu implementasi dari kepedulian AJI soal peningkatan kompetensi Jurnalis dan media. Materi tentang isu kesehatan dasar yang diberikan pakar atau sumber yang kompeten di kelas ini diharapkan dapat memperluas perspektif jurnalis dalam melakukan liputan.
“Informasi-informasi baru dan mendalam diharapkan dapat memicu rasa ingin tahu dan memperbesar ketertarikan Jurnalis soal isu kesehatan sehingga mendorongnya membuat karya jurnalistik dalam tema kesehatan yang lebih berbobot dan berdampak,” kata Manan, Jumat (14/9) malam.
Sementara itu, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan, “Sebagai Perusahaan yang memiliki misi untuk membawa kesehatan kepada sebanyak mungkin orang, kesehatan dan nutrisi sangatlah penting bagi kami. Untuk itu, kami melihat edukasi kepada masyarakat terkait isu kesehatan dan nutrisi sangatlah penting.“ Vera juga mengatakan penyelenggaraan HNJA ini diharapkan dapat menjawab kekosongan referensi yang komprehensif dan akurat mengenai kesehatan dan nutrisi.
“Kami percaya melalui media masyarakat bisa mendapatkan pencerahan melalui informasi-informasi yang akurat dengan sumber-sumber yang tepat terkait isu kesehatan dan nutrisi. Selamat kepada lulusan HNJA tahun ini, semoga karya-karya mereka dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia yang lebih sehat,” tambah Vera.
Malam apresiasi ini juga turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kirana Pritasari dan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan, Subandi Sardjoko. Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) diinisiasi untuk meningkatkan kapasitas jurnalis di Indonesia. Harapannya bisa menjaga kalangan jurnalis senantiasa memiliki komitmen untuk memperjuangkan hak-hak publik atas informasi dan kebebasan pers. Isu kesehatan dan nutrisi merupakan hak utama masyarakat yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dari seluruh lapisan masyarakat.
Danone adalah perusahaan makanan dan minuman yang memiliki misi untuk menyediakan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang. Danone kembali memperkuat komitmen untuk menjadi bagian dari kesehatan dan nutrisi masyarakat dunia dengan meluncurkan visinya yang baru pada tahun lalu yaitu “One Planet One Health”. Melalui visi ini, Danone percaya untuk menjadi sehat tidak hanya melalui apa yang kita makan dan kita minum, tetapi juga dari gaya hidup dan lingkungan yang sehat.
Narahubung: Rochmawati (SJAJI) 081-21561-1947
- 21 kali dilihat





