x
AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Jurnalis Saat Munajat 212
Kekerasan terhadap jurnalis dalam aksi massa bukan pertama kali terjadi
Sidang Kekerasan Pers, Ahli Dewan Pers Perkuat Dakwaan Jaksa
Apa yang terjadi pada Ghinan adalah penghambatan pada kerja-kerja jurnalis
TOT Meliput Pemilu dan HAM
Program ini akan diberikan kepada 10 jurnalis terpilih, dengan komposisi 5 peserta akan berasal dari Jakarta, 5 dari luar Jakarta.
AJI Condemns the Arrest of Philippines Journalist Maria Ressa
This arrest was none other than an attempt to silence journalists and media who were critical to the government.
AJI Mengutuk Penangkapan Jurnalis Filipina Maria Ressa
Penahanan ini hanya upaya untuk membungkam jurnalis dan media yang melancarkan kritik terhadap pemerintah.
Keppres Pembatalan Remisi dan Mengenang 10 Tahun Prabangsa Dibunuh
Pemberian remisi sama saja menciptakan preseden buruk bagi kemerdekaan pers.
AJI Menunggu Realisasi Presiden Mencabut Remisi Susrama
Ditjen Pemasyarakatan mengklaim draf pembatalan remisi untuk Susrama sudah diserahkan ke Sekretariat Negara
AJI Luncurkan Platform Belajar Online Jurnalismedata.id
Jurnalismedata.id menjadi platform yang bisa diakes secara cuma-cuma oleh publik untuk belajar jurnalisme data
Upah Rendah Masih Jadi Ancaman Jurnalis Indonesia
Upah kerja yang rendah, gaji yang telat dibayar, dan kekerasan fisik menjadi tiga ancaman terbesar bagi para jurnalis di Indonesia
Dibuka: Pelatihan Laporan Aspirasi Masyarakat terhadap Tanggung Jawab Perusahaan
Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI) akan menyelenggarakan Training dengan tema “ Storytelling for Creating Public Demand for Corporate
Dibuka: Pelatihan Laporan Aspirasi Masyarakat terhadap Tanggung Jawab Perusahaan
AJI Indonesia - Sekolah Jurnalisme AJI (SJAJI) bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI) akan menyelenggarakan Training dengan tema “ Storytelling for Creating Public Demand for
AJI Condemns Indonesian President for Granting Remission to a Journalist’s Murderer
Indonesian President Joko Widodo’s decision to reduce I Nyoman Susrama’s sentence has obstructed justice and hurt not only the victim’s family but also the country’s press community.
AJI Kecam Remisi Terpidana Pembunuhan Jurnalis
Kebijakan presiden yang mengurangi hukuman itu melukai rasa keadilan tidak hanya keluarga korban, tapi jurnalis di Indonesia.
AJI Denpasar Sesalkan Pemberian Grasi Terhadap Otak Pembunuh Wartawan
Pemberian grasi oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terhadap I Nyoman Susrama yang menjadi otak pembunuh wartawan Radar Bali, Jawa Pos Grup, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa adalah langkah mundur
Media Tak Profesional Jadi Ancaman Bagi Kebebasan Pers
Kode etik yang buruk bisa menggiring zaman ke era orde baru.