Workshop Online Jurnalisme Investigasi Berbasis Data Sesi 2 Mencari Data Terbuka Diselenggarakan pada 11 Desember 2020
Workshop Online Jurnalisme Investigasi Berbasis Data Sesi 1 Mengenal Jurnalisme Investigasi Berbasis Data Melakukan Liputan dengan Aman Diselenggarakan pada 7 Desember 2020
Diskusi Online "Menguji Transparansi Keamanan Vaksin Covid-19" diselenggarakan pada 4 November 2020
Diskusi Online "Media dan Pilkada: Antara Peran Kritis dan Ancaman Infeksi" diselenggarakan pada 5 Oktober 2020
Konferensi Pers AJI Indonesia untuk Catatan Akhir Tahun 2020
Diskusi ini diselenggarakan oleh AJI Indonesia dalam rangka “KAMPANYE 16 HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN.” Diskusi#3 ini mengangkat tema “Menciptakan Ruang Redaksi yang Setara.” Yang akan
Kegiatan ini adalah untuk mengingatkan publik tentang kekerasan dan ruang redaksi yang belum setara dalam jurnalisme. Peserta diskusi terbuka untuk umum.
Hubungan profesional antara pekerja media dengan pemberi kerja tak bisa ditampik kerapkali menyisakan celah permasalahan. Mulai dari problem upah yang tak sesuai undang-undang, perlakuan diskriminatif
Ketidakpastian pandemi Covid-19 mendera seluruh lini pekerja industri media dan kreatif. Freelancer atau pekerja lepas adalah salah satu kategori yang kondisinya kian rentan. Memang tak semua pekerja
Serikat pekerja dilindungi dan sah menurut konstitusi. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh menjamin perlindungan dan pelaksanaan kebebasan berserikat sebagai salah
nformasi lengkap Lomba Penulisan EU4Wartawan : https://eu4wartawan.id , pendaftaran melalui: https://eu4wartawan.id/?page_id=4034 Webinar untuk Wartawan : “Perspektif Global dan Nasional : Kondisi
Sekolah Jurnalisme AJI bekerja sama dengan Commonwealth Bank akan menyelenggarakan Kelas Online Banking Editors MasterClass untuk 24 Jurnalis, editor atau produser yang mempunyai pengalaman kerja
Pekerja media, termasuk jurnalis, tak ubahnya seperti buruh di sektor lain. Mereka juga berada dalam posisi rentan. Ketidakpastian pandemi virus corona membuat risiko dan kerentanan pekerja media kian

